Home Dharma Wacana Baju dari Orang yang Bahagia
Baju dari Orang yang Bahagia PDF Print E-mail
Written by IB Heri J   
Tuesday, 18 March 2008 08:09

Raga dwesa wiyuktais tu, wisayan indriyais caran, Atmawasyair widheyatma, prasadam adhigacchati. (Bhagawadgita, II.64). Artinya: Sesungguhnya ia yang hidup di tengah-tengah benda duniawi dengan tetap menguasai pikirannya dari suka dan benci dengan menguasai diri, dengan dikendalikannya diri itu mencapai kedamaian dalam jiwanya.

 

Kisah cerita dibawah ini dikutip dari buku berpikir benar oleh Swami Tejomayananda, cerita garis besarnya adalah sebagai berikut. Diceritakan ada seorang raja yang kaya raya sedang menderita sakit keras. Beliau memanggil banyak ahli pengobatan yang termasyur diseantero negeri, akan tetapi semua menyatakan bahwa secara fisik tidak ada sesuatu yang perlu dikhawatirkan, dan mereka pun tidak bisa mengobati penyakit sang raja. Suatu ketika sang raja kedatangan seorang bijaksana dan menyarankan bahwa jika raja menggunakan baju dari orang yang bahagia, maka penyakit beliau akan hilang dan raja akan sembuh.

Mendengar saran tersebut, sang raja segera memberi perintah kepada para menterinya untuk mencarikan beliau baju dari orang yang bahagia. Setiap orang yang hadir pada saat itu menjadi sangat heran, mereka berpendapat bahwa seorang raja adalah orang yang paling bahagia, sebab beliau memiliki segalanya, seperti kekayaan melimpah, kekuasaan yang tinggi dan sebagainya. Mendengar perintah sang raja, para menteri siap mengemban perintah, namun para menteri menjadi bingung, kemana dan dimana menemukan orang yang benar-benar merasa bahagia dalam hidupnya. Para menteri mengadakan pencarian, mereka pergi kesalah satu pesta yang pemiliknya sangat kaya, dan meminta pemilik pesta memberikan bajunya kepada sang raja. Pemilik pesta menjawab "anda menyatakan saya sebagai orang yang bahagia? Lihat tetangga saya, ia adalah orang yang sangat kaya, ia mesti merupakan orang yang sangat bahagia. Pergilah kepada dia.” Para menteri pun pergi mengikuti saran pemilik pesta. Namun, baju bahagia yang diharapkan pun tidak di dapat.

Akhirnya pada suatu hari para menteri melihat seseorang yang sedang duduk di sebuah batu karang di tepi sungai, dari raut mukanya terlihat sangat bahagia. Para menteri mendekati orang tersebut, seraya bertanya: "Apakah anda bahagia? Orang tersebut menjawab:" Apakah anda meragukan penampilan saya ini?" Apakah anda sungguh-sungguh bahagia dan apakah anda tidak mengharapkan kesedihan terjadi pada diri anda,” tanya para menteri. “Tidak, tidak ada kesedihan yang dapat melukaiku.” Karena itu, berikan baju anda kepada kami, pinta para menteri. Baju, baju apa yang anda maksud? (orang itu tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh para menteri, sebab ia tidak memakai baju).

Para menteri tidak menyadari bahwa orang tersebut kenyataannya tidak memakai baju. Mereka kemudian menceritakan tugas yang sedang diemban. Menanggapi informasi para menteri, orang tersebut akhirnya menyadarkan para menteri bahwa rajanya sakit dan menderita, bukan disebabkan oleh penyakit fisik akan tetapi dalam pikirannya bersarang konsep yang salah yang justru menjadi penyebab penyakit sang raja. Sesungguhnya orang yang duduk di batu karang itu adalah seseorang yang sudah mengenali jati dirinya sebagai Atman. Orang tersebut menunjukkan bahwa kebahagiaan dan kesedihan yang diderita seseorang datang dari dirinya sendiri dan apabila seseorang mengetahui rahasia tersebut, ia tidak perlu mencari dan mencapai obyek di luar dirinya untuk mendapatkan kebahagiaan.

Kita telah menjadi budak dari banyak konsep yang keliru, seperti "saya adalah badan ini," uang memberi keamanan kepada saya, dan seluruh kesenangan/kepuasan yang didapat dari indra menyebabkan saya menjadi orang yang bahagia ". Orang menjadi terhormat diukur dari berapa banyak uang yang ia miliki, bukan dari siapa dirinya yang sesungguhnya dan jika ia tidak memiliki kekayaan duniawi, tidak seorangpun memperhatikannya. Makin banyak kesenangan yang saya rasakan melalui indra saya, makin besar kebahagiaan yang akan saya rasakan. Akan tetapi apakah orang kaya materi sesungguhnya sudah merasakan kebahagiaan.

 



Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!
Last Updated ( Sunday, 23 March 2008 12:22 )
 

Artikel Terkait

Member Forums

Silahkan menggunakan forum untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan anda.

Go to forum
Visit Indonesia Year 2008